“Ustadz H. R. dt. Rajo Suaro dari Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang” diberi Kesempatan untuk Mengisi Materi Pesantren Ramadhan dilapas Suliki Bekerja sama dengan Kemenag “FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) “

Ustadz H. R. Dt. Rajo Suaro dari Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang Isi Materi Pesantren Ramadhan di Lapas Suliki Bersama Kemenag dan FKPP

Ustadz H. R. Dt. Rajo Suaro dari Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang pada Senin bertepatan dengan tanggal 20 Ramadhan 1447 H/09 Maret 2026 mendapat kesempatan untuk mengisi materi dalam kegiatan Pesantren Ramadhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren). Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan selama bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. R. Dt. Rajo Suaro menyampaikan materi tentang pentingnya memperkuat iman dan memperbaiki akhlak. Selain itu, beliau juga mengajak peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri. Oleh karena itu, para warga binaan diharapkan mampu meningkatkan ibadah dan menumbuhkan semangat perubahan dalam kehidupan mereka.

Selanjutnya, para warga binaan mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan dengan penuh antusias. Mereka mendengarkan materi dengan serius serta menunjukkan minat yang tinggi terhadap pembinaan keagamaan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga menjadi motivasi untuk memperbaiki diri.

Di sisi lain, kerja sama antara Kemenag, FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren), dan Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang menunjukkan komitmen bersama dalam menyebarkan dakwah Islam. Melalui kegiatan ini, para ustadz dari pesantren dapat berbagi ilmu dan memberikan bimbingan spiritual kepada warga binaan.

Akhirnya, kegiatan Pesantren Ramadhan di Lapas Suliki diharapkan mampu meningkatkan kesadaran beragama serta membangun semangat perubahan positif. Dengan begitu, warga binaan dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan penuh harapan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *