Tentang Yayasan

Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tabek Gadang Padang Japang dirintis sejak tahun 1906 M yang waktu itu dikenal dengan surau Tabek Gadang, kemudian di era tahun 20-an menjadi sistem pendidikan klasikal. Pendidikan surau dan madrasah didirikan oleh Syeikh Abdul Wahid Ash-Shalihy, seorang ulama besar penggerak paham keagamaan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Salah satu Pesantren / Madrasah di Ranah Minang khususnya di Kab. Lima Puluh Kota yang selalu tampil konsisten mempelajari dan mendalami kajian keagamaan melalui kitab kuning (kutubit turats / kitab klasik) dan dibarengi dengan sistem pendidikan yang berbasis masyarakat, melaksanakan program pendidikan setingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah yang terakreditasi dan Akreditasi B dan telah memenuhi standar pendidikan baik Kementerian Agama maupun pendidikan nasional, telah banyak mengukir prestasi bidang keilmuan, keagamaan, Pramuka, dll.

Madrasah ini telah menghasilkan alumni yang berprestasi dan memangku jabatan penting di instansi tertentu salah satunya pernah menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Irian Barat yakni KH. Rusli Abdul Wahid dan KH. Syarkawi Abdul Wahid sebagai anggota Parlemen Konstituante RI serta sederetan nama lainnya yang tersebar keseluruh penjuru tidak hanya dalam negeri tapi juga ke luar negeri.

Khusus calon santri baru Madrasah Aliyah Tahun Pelajaran 2025/2026 selanjutnya mengikuti program penyetaraan khusus kepesantrenan

VISI

“Unggul dalam Ilmu, Istiqomah dalam Amal, Mulia dalam Akhlak
Sebagai Upaya Kaderisasi Ulama dan Generasi Tafaqquh Fiddin.”

KURIKULUM

  1. Pelajaran program Pondok Pesantren pendalaman kajian kitab kuning / turast
  2. Menyelenggarakan program Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah sesuai Permenag dan Peraturan Pemerintah (madrasah berbasis pondok pesantren)

PROGRAM UNGGULAN

  • Halaqah dan pendalaman Kitab Standar
  • Muhadatsah Bahasa Arab
  • Tahfiz Al-Qur’an
  • Bahasa Inggris Aktif
  • Praktek Ibadah, Khotbah dan Pidato

PROGRAM UNGGULAN (TUJUAN)

  1. Mendalami dan menguasai kitab kuning / kitab standar sebagai bekal untuk memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan baik dan sesuai dengan pemahaman Ahlussunnah Wal Jama’ah
  2. Cara cepat belajar kitab kuning (kitab standar)
  3. Mempersiapkan Hafidz-hafidzah, Muballigh-muballighoh dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar demi tegaknya Syiar Islam
  4. Menjadi putra-putri yang berakidah dan beribadah yang benar sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta berakhlak mulia yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari
  5. Mempunyai life skill (cakap, kreatif dan mandiri) sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki oleh santriwan/santriwati
  6. Pembinaan dakwah dan kegiatan keagamaan (khotbah, pidato, praktek ibadah dan lain-lain)

FASILITAS

  1. Sarana dan prasarana ruang belajar, perkantoran dan gedung pendukung lain yang memadai
  2. Gedung asrama Putra / Putri yang representatif
  3. Sarana olahraga, kesenian, keterampilan, alat-alat kesehatan dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya